Bukan cuma ayam aja yang punya jengger, ternyata bunga pun ada yang berjengger. Ini adalah foto-foto bunga jengger ayam yang cukup unik dan beragam bentuknya ya. Aku melihatnya ketika sedang jalan pagi bersama istriku di suatu perumahan yang ada di dekat tempat tinggalku. Terus terang aja aku baru kali ini melihat bunga tanaman hias ini. Kalo dengar namanya sih dah pernah ya. Istriku bilang dulu di kampungnya, ponorogo, banyak tumbuh tanaman hias ini. Tapi sekarang dah jarang ada ya, katanya lagi.
Ternyata bunga jengger ayam ini merupakan salah satu tanaman obat juga ya. Berdasarkan data dari IPTEKnet, Sentra Informasi IPTEK, bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah bunganya. Bunganya bisa dikeringkan dengan cara dijemur untuk penyimpanan. Beberapa cara penggunaan bunga jengger ayam untuk pengobatan antara lain:
Untuk pemakaian luar, rebus bunga jengger ayam segar. Setelah dingin, gunakan airnya untuk mencuci luka berdarah, wasir berdarah, gatal-gatal (pruritus). Selain itu, dapat juga menggunakan bunga segar yang digiling halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit, seperti wasir, gigitan serangga, atau luka.
Infeksi saluran kencing
Siapkan bunga jengger ayam (15 g), herba daun sendok (Plantago mayor) (15 g), daun kumis kucing (Orthosiphon spicatus) (30 g), dan daun sambiloto (20 g). Semuanya dalam bentuk bahan kering. Cuci semua bahan, lalu rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum sehari tiga kali, masing-masing setengah gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
Menghentikan perdarahan, seperti pada batuk darah, muntah darah, mimisan, dan wasir berdarah
Rebus semua bahan segar, seperti bunga jengger ayam, urang-aring (Eclipta prostrata), dan akar alang-alang (Imperata cylindrica) masing-masing 15 g dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring airnya, lalu minum sekaligus pada pagi hari sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi dan minum pada sore hari.
Pendarahan rahim
Larutkan bubuk jengger ayam (6 g) dalam arak (15 g). Minum sekaligus sebelum makan nasi. Pantang makan yang amis-amis dan daging babi.
Giling bunga jengger ayam kering menjadi serbuk. Ambil sebanyak 5 g, seduh dengan secangkir air panas, lalu tutup. Setelah dingin, minum sekaligus. Lakukan 3-4 kali sehari.
Disentri
Siapkan bunga jengger ayam (15 g), sambiloto (Andrographis paniculata) (15 g), dan patikan kebo (Euphorbia hirta) (10 g). Semuanya dalam bentuk bahan kering. Tambahkan tiga gelas air dan rebus sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi, minum airnya pada sore hari.
Keputihan
Siapkan bunga jengger ayam dan sambiloto (Andrographis paniculata) (masing-masing bahan kering sebanyak 15 g) serta daun Iler segar (Coleus scutellarioides) (10 lembar). Tambahkan tiga gelas air dan rebus sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi dan minum airnya pada sore hari.
Foto-foto bunga jengger ayam adalah hasil jeprat jepret hape sony ericsson k800i.
















17 Februari 2009 pukul 1:31 pm
Dipoto jadi bagus ya…?
padahal aslinya ngga’ kaya’ gini..kok
mungkin kalau dah difoto kan sudut pandangnya jadi lebih fokus, makanya jadi kelihatan lebih bagus ya..
17 Februari 2009 pukul 2:37 pm
Bagus ni fotonya, ajari Dong
makasi dah memuji.hehehe
salam kenal ya. kalo soal ajar mengajar kapan-kapan ya..tapi ga janji lo..hehehe
17 Februari 2009 pukul 2:40 pm
Cantik ni Fotonya
makasi..makasi..
bunganya memang cantik ya makanya hasil fotonya juga cantik.
17 Februari 2009 pukul 6:27 pm
waktu kecil bunga ini sering jadi bahan maenan masak-masakan ku hehehe…
tak potong2, tak suwir2..pura2 daging ayam gitu
memang anak perempuan sukanya maenan kembang aja ya.
kembang disana, kembang disini, semuanya dibuat maenan.hehehe
18 Februari 2009 pukul 3:32 pm
aduuhh..bunganya cantik banget mas….nice info nih
btw, salam kenal mas and kasih gw kritikan ya , thx
makasi…salam kenal juga
tenang aja nanti dikritik terus deh.hehehe
19 Februari 2009 pukul 7:24 am
ma kacih kritikannnya mas….dah mo mampir ke rumah imajinasi gw….biar gw jadi blogger yg bagus mas…thx
amin…moga-moga jadi blogger yang sukses ya.
19 Februari 2009 pukul 9:26 am
busyett…semua kok pada tw bunga ini seh?
aku aja baru tau *ya ampun dulu main apaan sih Vy?*
iya dulu maen apaan sih???
jangan2 maennya robot-robotan kali ya
25 Mei 2009 pukul 11:05 pm
gimana caranya biar aku bisa ka kamu tolongyah ajarin
wah..mau kaya aku??? kalo itu susah dong, karena harus berpikir dan berbuat seperti aku ya.hehehe
Tapi kalo maksudnya untuk mendapatkan hasil foto yang cukup baik dari kamera Hp k800i sih bisa aku kasi beberapa tipsnya ya, yaitu:
1. Untuk diluar ruangan, yang cahayanya cukup, gunakan mode Sport, jadi biarpun tangan kita atau obyeknya bergerak, hasil fotonya tetap fokus.
2. Kalo dalam ruangan, untuk obyek bergerak, aktifkan flash agar hasil foto tetap fokus. ini tips dari temenku yang pernah belajar fotografi dengan kamera digital.
3. Untuk obyek yang kecil, gunakan zoom, tetapi jangan sampai maksimal karena hasilnya akan kurang bagus, cukup 80-90%.
4. Jangan terlalu dekat dengan obyek foto yang kecil, karena kadang sulit untuk mendapatkan fokusnya. cari jarak yang cukup untuk mendapatkan fokus yang baik, setelah itu gunakan zoom.
5. Bila obyek yang kecil susah untuk mendapatkan fokusnya, coba cari obyek ke-2 yang yang cukup besar yang ada disekitarnya, fokuskan ke obyek ke-2. setelah mendapat fokus yang baik, baru arahkan ke obyek 1 yang ingin di foto.
6. coba foto obyek dari segala sudut dan ukuran zoom yang mungkin.
semoga tips diatas bisa sedikit membantu ya.
selamat mencoba
6 Juni 2009 pukul 7:42 am
[...] angkot untuk berangkat kerja. Sebenarnya si yang pertama aku perhatikan bukan bunga ini, tetapi bunga jenger ayam yang tumbuh tinggi dan berbunga di dekatnya. Setelah memeperhatikan ke sekelilingnya, baru aku [...]