Ketika lagi lihat-lihat kebun di sore hari sama istri di Jonggol, Jawa Barat, aku melihat 2 ekor serangga kecil hitam seperti semut bersayap sedang berada di atas daun pisang. Pohon pisangnya sendiri tingginya cuma sekitar 1/2 meter ya, jadi aku bisa melihat seranga-serangga itu dengan jelas. Melihat posisi mereka, aku jadi ingin mengambil gambarnya.
Istriku yang melihat aku mengambil gambar serangga-serangga itu berkata,” Ngapain di foto pa, ga lagi ngapa-ngapain ko.”
“Ga apa ma, pengen moto aja nih,” jawabku. Eh selesai ambil 1 gambar, tau-tau serangga yang ada dibelakang mendekat dan menaiki serangga yang ada didepannya.
Wah..wah…wah…rupanya mereka sedang berada dalam ritual bercinta ya. Aku dan istri jadi ketawa melihat itu karena ga menyangka akan melihat adegan percintaan itu
Tapi ko sebentar aja mereka selesai ya??? Aku jadi heran melihat mereka yang ternyata hanya sebentar aja melakukan ritual perkawinan itu. Dari yang sudah pernah aku lihat, biasanya serangga melakukan perkawinan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Tapi ternyata aku salah, mereka bukannya sudah selesai melakukan proses perkawinan itu, tetapi seperti sedang berisitirahat sebelum mengulang lagi proses perkawinan itu berkali kali…ya berkali kali!!!
Istriku yang melihat itu berkata sambil tertawa,” wah kalo papa sekali aja dah lemes ya..” Wah..istriku ko jadi buka kartu sih….
Karena mereka melakukannya berulang kali, aku jadi punya kesempatan untuk merekam aksi percintaan mereka dalam bentuk video ya. Karena saat itu angin bertiup cukup kencang, aku jadi terpaksa memegangi ujung daun pisangnya agar jangan bergoyang dengan keras.
Foto-foto dan video rekaman serangga kawin dan kawin dan kawin dan… adalah hasil jeprat jepret dan rekaman dari hape sony ericsson k800i.

























15 Oktober 2009 pukul 8:33 am
wah, sempat2nya nih…..hehehe…
wah…sempat2nya juga nih langsung mampir hehehe