Belimbing Asam Belimbing Wuluh


belimbing wuluh 1048Pohon buah banyak tumbuh dirumah nenek di depok, bogor. Salah satunya adalah pohon belimbing asam alias belimbing wuluh yang nama latinnya adalah Averrhoa bilimbi. Kalo lagi ke depok, Ibu suka memetik buahnya untuk di keringin dan disimpan. Jadi kalo lagi masak dan perlu buah belimbing ini untuk tambahan bumbu, ibu tinggal ambil dan pake buah keringnya itu.

Hal yang aku suka dari buah ini ada dalam bentuk manisan belimbing wuluh atau manisan belimbing asam, enak sih.hehehe. Tapi ibu belum pernah bikin sendiri manisan belimbing ini ya, paling beli yang udah jadi aja. Buat yang ingin coba bikin sendiri, bisa coba resep manisan belimbing wuluh dibawah ini yang sumbernya dari situs Dunia Ibu.

Bahan
1. Belimbing wuluh
2. Larutan garam 0,3% (3g garam per liter air)
3. Gula pasir sebanyak 50% dari berat buah

Cara membuat
1. Buah belimbing dicuci bersih dan direndam dalam larutan garam selama 2 hari, kemudian ditiriskan. Selanjutnya, belimbing direndam dalam air biasa selama 6 hari dan setiap hari air rendaman diganti, lalu ditiriskan.
2. Buah ditaburi gula pasir dan dibiarkan semalam. Air yang keluar didihkan dan disiram kembali pada buah belimbing. Proses ini dilakukan berulangkali sampai air habis.
3. Selanjutnya, dijemur dibawah sinar matahari sampai kering.

belimbing wuluh 1043

Pohon ini ternyata merupakan tanaman obat juga lo. Banyak banget manfaatnya buat pengobatan tradisional. Ini ada beberapa resep pengobatan tradisional dari IPTEKnet, sentra informasi iptek, yang bisa dicoba ya.

1. Pegal linu : 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yang sakit.
2. Gondongan : 10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yang sakit.
3. Batuk pada anak: Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan malam sewaktu perut kosong.
4. Batuk : 25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya. Sehari 3 kali 3/4 gelas.
5. Batuk rejan :
a. 10 buah belimbing wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus, diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum, lakukan 2 kali sehari.
b. Buah belimbing wuluh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.
6. Rematik :
a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yang sakit.
b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.
7. Sariawan :
a. Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring, dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.
b. 2/3 genggam bunga belimbing wuluh, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.
c. 3 buah belimbing wuluh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.
8. Jerawat :
a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.
b. 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.
9. Panu : 10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

belimbing wuluh 1044

Buah ini juga mengandung kalium yang mampu melancarkan keluarnya air seni sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas.
Khasiat lain adalah menurunkan tekanan darah tinggi.
Caranya mudah saja, rebus tiga buah belimbing wuluh yang diiris-iris dengan tiga gelas air sampai tinggal setengah. Saring lalu diminum satu kali sehari pada pagi hari.
Untuk mengobati sakit gigi, cukup dicuci bersih lalu dikunyah dengan sedikit garam.
Ulangi beberapa kali agar sakitnya hilang.
Sementara itu, sebagai obat batuk, segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga, dan dua buahnya serta gula batu secukupnya direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, ramuan ini cukup untuk diminum dua kali sehari.
Sumber: sinar harapan, harian umum sore

belimbing wuluh 1046

Untuk mengatasi batuk, diperlukan segenggam daun, setengah genggam bunga, dan tiga buah belimbing wuluh. Ketiga bahan itu kemudian direbus bersama-sama dalam tiga gelas air hingga tinggal dua gelas. Setelah disaring, minum air rebusan tiga kali sehari selama tiga hari sampai batuk mereda.
Untuk sakit gigi, ambil lima buah belimbing wuluh. Setelah dicuci bersih, kunyah belimbing dengan garam secukupnya. Ulangi beberapa kali sampai rasa sakit berkurang. Cara yang sama juga bisa diaplikasikan dalam mengatasi gusi berdarah. Makan saja dua buah belimbing wuluh hijau yang masih segar dengan garam secukupnya. Lakukan beberapa kali sampai rasa sakit mereda.
Untuk mengatasi sariawan, lain lagi caranya. Ambil delapan kuntum bunga serta asam jawa dan garam secukupnya. Agar rasanya lebih enak, boleh ditambah gula aren. Selanjutnya, rebus semua bahan dengan  tiga gelas air sampai tinggal dua gelas. Saring air rebusan tersebut dan minum dua kali sehari selama dua hari hingga sariawan teratasi.
Buah belimbing wuluh segar juga berkhasiat untuk obat luar, seperti jerawat misalnya. Caranya, siapkan tiga buah belimbing wuluh segar. Cuci sampai bersih lalu parut dan campur sedikit garam. Tempelkan parutan belimbing pada kulit yang berjerawat. Lakukan terus dua kali sehari selama beberapa hari.
Untuk gondongan, setengah genggam daun belimbing wuluh ditumbuk bersama tiga gelondong bawang putih ukuran sedang. Selanjutnya, kompres  bagian yang gondongan dengan ramuan tersebut dua kali sehari, sedikitnya dua hari berturut-turut atau sampai  gondongan pulih.
Belimbing wuluh juga ampuh untuk meredakan rematik. Cuci segenggam daun lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan kapur sirih secukupnya dan oleskan pada bagian yang sakit. Lakukan dua kali sehari sampai rematik hilang.
Selain ampuh mengatasi berbagai penyakit “ringan”, belimbing wuluh juga efektif untuk meredakan penyakit degeneratif semisal diabetes dan tekanan darah tinggi. Untuk mengatasi diabetes, dibutuhkan sebanyak enam buah belimbing wuluh yang dicacah kasar. Selanjutnya, cacahan belimbing wuluh direbus dengan segelas air hingga tinggal setengahnya saja. Saring ramuan tersebut dan minum dua kali sehari hingga kadar gula darah normal.
Untuk mengatasi darah tinggi, siapkan tiga buah belimbing wuluh yang belum matang benar dan berukuran besar, lalu cuci dan parut.  Selanjutnya, campurkan parutan buah belimbing dengan 25 gram biji srigading yang sudah dicuci. Masukkan ke dalam panci berisi empat gelas air lalu direbus. Setelah dingin, rebusan disaring. Minum air saringan itu sekali sehari satu gelas.
Jika kesulitan mencari biji srigading, langkah lain bisa ditempuh, dengan memarut tiga buah belimbing wuluh yang masih hijau kemudian ambil airnya. Minum sari belimbing wuluh sekali sehari pada pagi atau malam hari. Alternatif lainnya, iris tiga buah belimbing wuluh dan rebus dengan tiga gelas air dan sisakan setengahnya. Saring dan minum sekali sehari pada pagi atau malam hari.
Sumber: AGRINA, tabloid agribisnis dwimingguan

belimbing wuluh 1050

Selain bermanfaat untuk pengobatan, belimbing wuluh juga bisa digunakan untuk hal lain seperti membersihkan botol atau keramik ya.

Belimbing wuluh segar dibuat jus dan dicampur dengan madu, lalu diminum. Ternyata cara ini memberi manfaat yang cukup lumayan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Belimbing wuluh yang tua atau yang busuk dapat dipergunakan untuk mencuci botol, caranya: remas-remaslah belimbing wuluh yang tua, kemudian masukkan ke dalam botol dan tambahkan sedikit air, lalu kocok. Setelah itu cuci bersih botolnya, niscaya botol akan kembali bening.
sumber: clickwok

belimbing wuluh 1051

Untuk membersihkan keramik diperlukan bahan :
– Belimbing wuluh (sayur)
– Sikat plastik atau sikat gigi
– Lap kering atau basah
– Sabun colek
– Sarung tangan plastik

Langkah-langkah pengerjaan:
1. Kupas bagian daging belimbing wuluh, kemudian gosokan ke permukaan keramik secara merata. Diamkan selama 10 menit agar kadar asamnya bekerja.
2. Bersihkan keramik dengan menggunakan sikap plastik dengan menggosokan satu arah, baik vertikal maupun horisontal sampai noda terangkat. Untuk nat keramik, gunakan sikat gigi. Jika perlu, tambahkan sabun pembersih pada sikat untuk hasil optimal.
3. Lap dengan kain, basah maupun kering. Lakukan secara perlahan dan sedikit di tekan. Lantai keramik pun bersih lagi.

Catatan:
– Pilih belimbing wuluh yang matang, tapi tidak terlalu tua agar khasiatnya optimal. Belimbing yang terlalu tua, kadar asamnya sudah berkurang, sedangkan belimbing yang masih muda kadar asamnya belum terlalu tinggi.
– Hindari menggunakan air sewaktu menggosok belimbing wuluh di permukaan lantai keramik, sebab air akan mengurangi kadar asam.
Sumber:  halohalo
……

Foto-foto bunga belimbing wuluh adalah hasil jeprat jepret hape sony ericsson k800i.

Iklan

11 comments on “Belimbing Asam Belimbing Wuluh

  1. We had this fruit in our backyard way back home (… in the Philippines ). I have tasted a candied version of this in one of our elementary science project. But I didn’t know this had many uses. Thanks for passing the info!

    hi mimi, nice to see you around. thanks for passing by and giving a comment to this post, i really appreciate it. akhirnya google translate ada gunanya juga (ada jejak klik link google translate di blog stats ya) 🙂

  2. Hi, I’m wandis!

    It’s first time for me landing on your blog. I’ve reading your post recently and I’m so enjoying it, Thanks for sharing

    thanks for coming and give some comment 🙂

  3. Trimakasih Doddy, di halaman rumah kami ada sebatang pohon Blimbing Wuluh (tapi kami belum jadi kakek/nenek lhoh). Tadinya, saya tanam karena pohon ini unik yaitu buahnya nongol langsung dari batang/rantingnya. Ternyata manfaatnya juga banyak sekali, wah saya makin kagum atas ciptaanNya ini. Skarang saya lagi coba tanam sodara dari blimbing wuluh, yaitu cereme. Mudah2an tumbuh, dan banyak juga manfaatnya. Trims Doddy buat ilmunya.

  4. kandungan apa saja yang terkandung dalam bunga belimbung wuluh.
    mohon infonya….

    wah..kalau yang ini aku juga belum tahu ya… 😦

  5. numpang mapir mas, mbak….
    bila ada yang membutuhkan kembang blimbing wuluh kering, dapat menghubungi kami di :
    081384824904
    KC Nurseries Bogor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s