Puisi Cinta Singkat – Selalulah Menjadi Milik-ku


Cty
Setelah menikah, ternyata ada beberapa hal yang biasanya dilakukan saat pacaran, sekarang tidak dilakukan lagi. Salah satunya adalah menanyakan kabar dan mengirimkan ’kata-kata manis’ melalui sms. Aku sih pikir dah ga perlu lagi hal-hal seperti itu, karena sekarang kan sudah tinggal serumah dan bertemu setiap hari. Tetapi ternyata buat istriku, hal-hal seperti itu adalah sesuatu yang masih diinginkannya, apalagi jika aku sedang kerja atau pergi ke suatu tempat tanpa dia. Jadi akhirnya mulailah aku ber-sms-an dan mengirimkan lagi ’kata-kata manis’ untuknya seperti waktu masa kami pacaran jarak jauh dulu. Dan dibawah ini adalah salah satu puisi cinta singkat yang aku buat untuknya ketika sedang berada di fitnes beberapa waktu lalu.

Melihat mu tersenyum, selalu membuat hatiku cerah
Mendengar mu katakan cinta, selalu dapat membuatku melupakan segala duka
Dan dapat memiliki mu, adalah mimpi indahku yang menjadi nyata
Dan dapat membuat mu bahagia, adalah hal yang juga membuatku bahagia

Selalulah tersenyum sayangku, agar selalu cerah hati dan hari-hariku
Selalulah katakan cinta kepadaku, agar tak ada lagi duka yang kurasa
Selalulah menjadi milik ku sayang, agar selalu sempurna hidupku
Dan ku mohon…maafkanlah aku untuk segala janji yang belum bisa ku penuhi

Aku sayang Kamu
Aku akan selalu berusaha untuk membuatmu tersenyum…dan tersenyum…selalu tersenyum

Taba Gym, 161209 (Neo Jeprat Jepret Hape)
Iklan

17 comments on “Puisi Cinta Singkat – Selalulah Menjadi Milik-ku

  1. jika satu cara ga bisa menghadirkan senyumnya, putar otak pake cara lain. gimana pun venus dan mars bertolak belakang tapi saling membutuhkan

    wah…makasih nih buat sarannya 🙂

  2. ya bnr bgd to..
    mudahan kalo gua merrid
    ntr dia sllu ngucapin kt2 manis,,
    pa lgi klo di tinggal tugas jauh,,,
    duch gag kebayang gmn sedihx ntr,,
    gua gag bisa jauh dri dia,,
    bcoz i very2 love he,,

  3. bisa ajarin bikin puisi gk

    wah..aku ga tau gimana ngajarinnya ya….aku sih awalnya sering membeli buku dan atau membaca puisi2 punya orang lain, terus lama2 mulai coba2 untuk menuliskan apa yg sedang di pikir atau rasakan…biasanya apa yang sedang aku pikirkan atau rasakan langsung aku tulis semua, kalau tidak segera ditulis, seringkali apa yang melintas di kepala akan hilang dan susah lagi untuk mengingatnya nanti hehehe. mungkin tulisan atau catatan itu pada awalnya masih berantakan, tapi biasanya (kalau lagi ada “mood”) nanti pelan2 akan disusun dan dirapikan…atau mungkin juga dibiarkan dan dilupakan hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s